Showing posts with label exchange. Show all posts
Showing posts with label exchange. Show all posts

Where to sleep in Japan? Review Planetyze Hostel



Welcome back!

Hello! kali ini aku mau review sedikit tentang pengalaman ku menginap di salah satu hostel di Tokyo yaitu "Planetyze Hostel"

Mungkin beberapa orang bakal berpikir hostel itu kaya hostel ecek-ecek kali ya hehe tapi Planetyze Hostel ini gak sama sekali. Hostel ini cocok untuk teman-teman yang mau backpakeran ke Tokyo. Harga per bed nya cukup murah dengan fasilitas yang lengkap dan interior hostel yang bagus. Hostel ini memiliki standar international dengan tempat tidur yang nyaman dan kamar mandi yang bersih dan bagus. Hostel ini juga dekat dengan stasiun metro di Tokyo dan tempatnya cukup mudah untuk ditemukan. 
Planetyze Hostel
source: booking.com

Room & Facilities
Planetyze Hostel seperti capsule hotel pada umumnya. Ada beberapa tipe kamar di hostel ini yaitu :
  • Mixed dormitory room: tipe dengan beberapa ranjang bertingkat dalam satu kamar dan diisi oleh tamu cowok ataupun cewek (campur). 
  • Female dormitory room : tipe tempat tidur dengan beberapa ranjang bertingkat juga dalam satu kamar namun hanya diisi oleh tamu perempuan (female only)
  • Double room : tipe ini tidak seperti kamar asrama namun seperti private bedroom yang mana hanya 2 ranjang per kamar dan diisi oleh 2 orang tamu
  • Family room: tipe kamar yang diisi oleh keluarga dengan 4 tamu per kamar. tipe ini juga seperti private bedroom.
Untuk kamar yang aku pesan kali ini adalah tipe 1 bed in female dormitory room. Ada sekitar 16 ranjang di satu kamarnya. Ukuran per ranjangnya kecil namun cukup untuk satu orang dan juga nyaman karena dilengkapi dengan selimut yang cukup tebal. Di dalam bilik ini juga disediakan hanger untuk menggantung pakaian kita dan juga stop kontak serta lampu tidur. Harga 1 bed yang aku pesan adalah sekitar 3.800¥ per malam atau sekitar 400ribu rupiah.

----------photos by me----------

source: booking.com

Source: booking.com

source: booking.com
harga per bed (ini baru aku screenshoot tahun ini jadi harganya berubah karena kurs nya juga berubah)

Kamar di hostel ini juga dilengkapi dengan loker untuk menyimpan barang-barang kita. setiap tamu saat check-in akan diberi 1 kunci loker dan 1 kartu untuk masuk ke dalam kamar. kartunya tinggal di tap di mesin kuncinya untuk membuka pintu kamar. Jadi kalau mau keluar harus bawa kartunya terus meski ke kamar mandi sekalipun, dan jika kita lupa membawa kartu kita hanya bisa meminta tolong tamu yang didalam kamar untuk membukakan pintu.

Loker setiap tamu (nomor disesuaikan dengan nomor bed)
source: booking.com
photo by me
mesin untuk membuka kunci pintu. tap kartu kamar mu disini
source: booking.com
Toilet & Shower Room
Untuk setiap kamar di Planetye Hostel ini tidak memiliki kamar mandi di dalam jadi semuanya menggunakan shared bathroom. Kamar mandi ada di setiap lantai. dan kamar mandi ini juga di pisah antara kamar mandi cowok dan cewek per lantainya. misal kamar mandi di lantai 2/4/6 khusus cewek dan yang khusus cowok ada di lantai 3/5/7. Kamar mandi dan toilet di Planetyze ini bersih dan nyaman. Untuk kamar mandi disediakan juga shampo, conditioner dan bodywash gratis yang bisa dipakai oleh setiap tamu. selain itu dibagian wastafel juga disediakan hairdryer yang juga bisa kita gunakan secara gratis.
 
----------photo by me----------

kamar mandi (shower room). disediakan shampo, conditioner dan body wash gratis.
source: booking.com

wastafe dengan hairdryer yang dapat digunakan secara gratis.
source: booking.com

toilet. source: booking.com

beberapa kamar mandi di satu lantai.
source: booking.com
Breakfast
Untuk sarapan tidak disediakan secara gratis disini namun jika kamu ingin, kamu bisa membelinya di cafe yang ada di lobby. Sarapan yang menurutku recommended disini adalah sereal dengan susu, harganya sekitar 500¥ (sekitar 60ribu rupiah), hehe mahal untuk ukuran orang indonesia. Ada juga menu lain namun lebih mahal lagi. Selain itu disediakan juga air mineral dan air hangat secara gratis disini.
sarapan berupa sereal dan susu dengan harga 500¥


source: booking.com
Lobby & Another Facilities
Bagian lobby hostel ini adalah yang paling aku suka. Design interior nya bagus dan cozy banget. disini ada beberapa ruang duduk yang dilengkapi dengan majalah dan TV. Asik banget untuk ngopi atau kumpul-kumpul sama teman maupun tamu lain sambil makan ramen instant hehe. selain itu disini juga terdapat cafe dan bar jika kamu ingin memesan makanan termasuk breakfast yang aku sebutin di atas.
source: booking.com

source: booking.com


Ada sebuah pajangan pohon besar ditengah-tengah ruangan yang semakin memberikan kesan nyaman. Kamu juga dapat mencari informasi seputar Tokyo dan kota lain di Jepang karena ada ipad di dinding lobby khusus untuk mencari info pariwisata Jepang. Selain itu kamu juga bisa memesan tour guide untuk keliling jepang loh di hostel ini!
source: booking.com
source: booking.com

ipad untuk informasi pariwisata di Jepang.
source: booking.com
Nah salah satu lagi fasilitas yang cukup membantu disini adalah kamu dapat menitip kopermu meskipun kamu sudah check-out. checkout di hotel ini adalah jam 11 pagi, namun jika pesawat mu berangkat sore atau malam dan kamu masih ingin keliling tokyo kamu bisa menitip kopermu dulu di lobby.
Bisa titip koper disini meski sudah checkout
source: booking.com
Akses
Untuk akses ke hostel ini cukup mudah karena dekat dari 2 stasiun metro Tokyo. Kamu bisa naik kereta dan berhenti di Higashi-nihonbashi Station kemudian jalan sekitar 3 menit atau kamu bisa behenti di Bakurocho Station kemudian jalan sekitar 3 menit juga. Hostel ini berada dekat dengan persimpangan jalan dan sangat mudah untuk menemukannya.

akses dari Narita Airport
akses dari Haneda Airport

Akses dari Higashinihonbashi station

akses dari Bakurocho station
Alamat Planetyze Hostel

Alamat
Jepang, 〒103-0004 Tokyo, Chuo City, Higashinihonbashi, 2 Chome−24−9 プラネタむズホステル


Website & Video

source: youtube


 Bagaimana? Kamu tertarik untuk menginap disini?
Jika ada info tambahan silahkan komen dibawah ya 😍
dan jika ada pertanyaan silahkan email ke fitriadela22@gmail.com

Terimakasih sudah membaca πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™

TIPS dan TRIK dapat LoA Universitas Luar Negri?? – STUDENT MOBILITY TO JAPAN

Kali ini mau bahas gimana caranya supaya dapat LoA berdasarkan pengalaman ku untuk ikut program Student Mobility yang diadakan oleh Universitas Andalas. Cara yang akan aku ceritakan dibawah ini aku ikuti dari cara senior ku terdahulu yang juga lulus programnya, jadi kalau seandainya ada caranya yang salah atau terkesan kurang sopan komen aja dibawah post ini nanti ya nanti aku ubah dan kalau ada beberapa saran juga boleh komen dibawah nanti aku tambahkan.
Aku murni pengen ngebantuin teman-teman supaya bisa ikut programnya, karena program ini HIGHLY RECCOMMENDED buat kalian yang pengen nyobain study abroad dan program ini dibiayai penuh oleh Universitas Andalas. Anyway, LoA ga Cuma untuk syarat student mobility aja ya tapi juga syarat di beberapa beasiswa luar negri

Apa itu LoA?
LoA adalah singkatan dari LETTER OF ACCEPTANCE. Semacam surat tanda kita diterima di universitas tujuan untuk studi selama disana. Biasanya LoA ini berisi kata-kata dari supervisor/kampus tentang kebersediaan mereka menerima kita sebagai student dan sedikit penjelasan tambahan misal seperti fasilitas yang akan diberikan kepada kita, atau review sedikit tentang kegiatan yang akan kita lakukan selama study di universitas tujuan. Karena aku cuma pernah liat LoA untuk syarat exchange aku kurang tau juga gimana isi LoA untuk mahasiswa yang akan ngambil study magister atau PhD di luar negri.

Siapa yang memberikan LoA?
LoA bisa diberikan oleh supervisor kita di universitas tujuan atau pihak international office nya universitas tujuan. Siapapun yang memberikannya entah dari kepala department univ tujuan asalkan ada kop surat resmi dari universitas tujuan sudah mencukupi syarat dan menandakan kalau kita diterima di universitas tersebut.

Gimana sih cara dapatin LoA?
Yang akan aku ceritain disini adalah pengalaman ku untuk dapatin LoA sebagai syarat mengikuti student mobility yang diadakan oleh Universitas Andalas.

1. Tentukan Negara yang akan kamu pilih untuk mengikuti program exchange (kalau negaranya sudah ditentukan oleh program exchange yg akan kamu ikuti skip aja bagian ini ya).
  • Negara yang aku pilih untuk mengikuti student mobility ini adalah Jepang. Kenapa Jepang? Alasan utamanya adalah karena aku kuliah di fakultas mipa yang jurusannya kebanyakan adalah ilmu sains murni. Nah kalau soal sains dan teknologi, Jepang memang jadi salah satu negara yang cocok banget untuk mendalami ilmu ini. Gak cuma Jepang, tapi korea dan china juga oke dalam ilmu sains murni. Karena tugas akhir aku tentang studi genetika tanaman, rata-rata universitas Jepang selalu punya nih laboratorium atau departemen khusus ilmu genetika tanaman. Oleh karena itu, aku cari LoA selalu di universitas-universitas yang ada di Jepang. Padahal kalau niat nya pengen jalan-jalan mending aku ke korea karna aku termasuk salah satu penggemar kpop hehe tapi coba ingat lagi tujuan kita adalah untuk belajar, mencari ilmu, jalan-jalan cuma bonus. Carilah negara yang jurusan kamu memang lebih bagus di negara itu, misal kalau teknik kayaknya lebih bagus di jerman, kalau astronomi lebih bagus di amerika/rusia.


2. List daftar universitas luar negri di negara yang kamu pilih yang punya kerjasama dengan universitas kamu saat ini.
  • Kalau di universitas ku biasanya ada tabel daftar universitas luar negri yang punya kerjasama dengan mereka. Untuk mencari tau daftar nya kamu bisa ketik di google “Daftar universitas luar negri yang bekerja sama dengan *univ kamu*”. Kalau ternyata daftarnya ga ada kamu bisa tanya langsung ke International Office kampus kamu karena biasanya mereka punya daftarnya. 

3. Kunjungi website universitas yang telah kamu list and choose your supervisor that match with your study/research.
  • Pertama, kamu ketik di google nama universitas incaran kamu, misal *Kyoto University*. Nanti akan muncul langsung web universitas tersebut, kemudian kamu klik dan kalau bahasanya ternyata bukan dalam bentuk bahasa inggris kamu ganti dulu bahasanya biar mudah. Biasanya ada di pojok kanan atas untuk ganti bahasa.
  • Kedua, kamu lihat di tab Study at/academic/education dll trus klik bagian undergraduate program untuk liat daftar nama fakultas yang sesuai dengan jurusan kamu saat ini. Rata-rata ga semua jurusan kita yang ada di luar negri berada di fakultas yang sama dengan fakultas kita saat ini. Misal, jurusan aku adalah Biologi di univ ku letaknya di Faculty of Mathematic and Natural Science (FMIPA) tapi ketika di universitas tujuan bisa jadi letak jurusan ku ada di Faculty of Environmental Science bukan di Faculty of Science. Jadi coba aja ditelusuri satu –satu jurusan yang ada di fakultas-fakultas universitas incaran kita.
  • Ketiga, kalau sudah dapat jurusan nya kita tinggal klik dan kunjungi website fakultas/jurusan tersebut (biasanya memang untuk mencari profil lengkap kita bakal ketemu link yang mengarah langsung ke website jurusan tsb)

  • Keempat, cari daftar dosen yang mengajar di jurusan tersebut (tab staff/faculty member) biasanya juga di cantumkan informasi ilmu apa yang diajari oleh dosen-dosen tersebut sehingga bisa kita sesuaikan dengan tugas akhir kita saat ini. Terkadang beberapa website departemen universitas luar  mengkategorikan lagi berdasarkan laboratorium yang ada disana (khusus sains) baru ada daftar dosen dan peneliti-peneliti yg ada di laboratorium tsb beserta kontaknya. *dosen yang bisa menerima mahasiswa adalah dosen dengan gelar proffesor atau associate proffesor selain itu ga bisa yaa
  • Kelima, jika sudah menemukan dosen yang cocok dijadikan sebagai supervisor kita selama disana hal yang selanjutnya akan kita lakukan adalah mencari kontak email sang dosen. Kalau di website jurusan tsb tidak dicantumkan, kalian bisa google aja “journal/article by *nama dosen tsb*” nanti akan muncul publikasi ilmiah sang dosen dan di artikel tsb biasanya akan ada kontak email sang dosen.

4 . Email your Supervisor! 
  • Saat nya email dosen incaran kamuuu hehe. Di bawah ini aku sertakan cara nge-email dosen incaran (Kalau seandainya email ini terkesan kurang sopan komen dibawah untuk tunjukin caranya yang lebih baik ya, karena kata-kata ini aku contoh dari senior ku yg juga dpt LoA dari Jepang dan kata-kata ini juga sudah aku diskusikan dengan dosen di jurusanku).
  • Yang perlu ada di email tersebut adalah perkenalan diri kita, kemudian basa basi dikit maaf ngeganggu gitu,  lalu kasih tau kita dapat info tentang beliau dari mana, alasan kenapa kita nge-email beliau (misal ilmu sang dosen sangat cocok dengan penelitian tugas akhir kita), lalu tujuan kita nge-email (karena mau ikut program exchange dan butuh LoA dan tanya apakah beliau bersedia menerima kita sebagai student nya), lalu penutup basa basi. Dan jangan lupakan kata penutup seperti “Best regards, Sincerely, Best Wishes, dll”
  • *tips: jangan lupa sertakan CV kamu, informasi program dalam bahasa inggris, MoU tanda universitas kita kerjasama dengan universitas beliau, nilai toefl (tanda kamu bisa komunikasi pake bhs inggris) serta jadwal keberangkatan kamu seandainya lulus program (aku lupa masukin ini waktu nge-email tapi rata2 dosen yang balas pasti nanya dulu kapan jadwalnya untuk menentukan bisa nerima kita apa engga) dll
  • By the way selain nge-email langsung supervisor kita bisa juga nge email international office universitas tujuan, beritau kita ingin ikut program exchange tapi harus ada syarat LoA. Nanti biasanya mereka akan mencarikan supervisor yang cocok untuk kamu dan kalau supervisor nya mau kamu udah bisa dapat LoA. Dan biasanya di beberapa negara terkadang nge-email langsung supervisor dianggap kurang sopan, jadi ada baiknya untuk bertanya kepada orang-orang yang memiliki pengalaman yang sama ke negara/universitas incaran kita.


5. Wait, answer all question jika supervisor balas email kamu dan mau nanya-nanya lebih dalam and Keep Praying!!!
  • Untuk mencari LoA memang disarankan dari jauh-jauh hari sebelum deadline pendaftaran. Karena beberapa supervisor ada yang sibuk sehingga gak bisa langsung balas email kamu. Selain itu, jangan lupa berdoa dan terus berusaha. Kalau ternyata dosen incaran kamu ga bisa jangan patah semangat, masih ada banyak list universitas yang sudah kamu catat tadi dan mulai dari awal lagi.  
  • Dari pengalamanku, aku sempat ditolak lebih dari 10 universitas yang rata2 awalnya emang kesalahanku karena ga cari tau dulu apakah univ tersebut kerjasama dengan univ ku. Aku cuma list univ mana yang aku kenal dan ada di jepang -_- (jangan ditiru ya). Alhasil rata-rata mereka sulit menerima karna ga ada kerjasama dan ada juga yang gabisa karena lab nya sudah penuh dengan mahasiswa international, ada juga yang sibuk karena waktu yang aku usulkan bentrok dengan jadwal mereka. Tapi aku tetap semangat cari meskipun jujur pernah nangis juga karena ditolak berkali-kali dan ngerasa kayanya belum rejeki aku huhu sampai akhirnya ada dosen yang free gak sibuk dan gak punya anak bimbingan sama sekali dan yang paling penting sesuai dengan jadwal yang aku ajukan hehe.        
  • Ada banyak rintangan memang untuk aku bisa ikut student mobility ini. Mulai dari kesulitan ngurus paspor karna belum punya e-ktp, toefl pas-pasan yang akhirnya belajar lagi dan ulang lagi, tapi tetap aku jalani karena ini impian aku banget dari dulu dan juga aku berpikir untuk lanjutin kuliah keluar ga akan mungkin karena ga dapat izin serta aku udah bertekad untuk kerja dulu ngebantu orang tua (takdir anak pertama hehe). Makanya aku usahain banget supaya bisa ngerasain kuliah keluar meski cuma sebentar.
Contoh LoA yang berhasil aku dapatkan

Sekian informasi dari aku, intinya tetap semangat dan jangan mudah menyerah!

“kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Ganbatte!”

Osaka (Japan) - jalan2 di Umeda dan Namba


Destinasi Osaka???
Ada banyaaak destinasi di Osaka. Sebelum berangkat ke Jepang aku udah list apa aja destinasi yang mau aku kunjungi di Osaka tapi karna ternyata waktunya cuma sebentar jadi gak bisa ngunjungin semuanya 😣.  Tapi akan aku list disini (berupa foto dari journal aku) untuk teman-teman yang membutuhkan, untuk fotonya bisa cari di google yaa.
 
catatan destinasi Osaka ku

catatan destinasi osaka ku

Hari ketiga di Osaka, aku kesiangan..
Baru bangun setelah sholat subuh itu sekitar jam 11an dan pergi jam 12an hehe efek capeeek banget ini setelah 2 hari nginap di bandara. Sebelum pergi aku sempetin makan dulu di rumah kenalanku. By the way supaya ga susah cari makan aku sengaja bawa rendang untuk lauknya dan nasinya minta ama kenalanku (beras nya beda sama di Indo, lengket gitu but still good for my tongue).

Okay! Setelah makan aku mulai menjelajahi Osaka. Karna tadi malam aku pakai bus 30 dan halte nya ternyata lebih dekat dari halte 175 (ada di postingan sebelumnya ya soal bus) aku mulai menuju pusat kota. Tujuan pertamaku adalah Umeda Sky Building. Kali ini aku pergi dari stasiun Senri-chuo yang ga terlalu jauh juga dari rumah kenalanku. Aku naik kereta ke Esaka station. Dari Senri-chuo ke Esaka tidak di cover oleh Osaka Amazing Pass (OAP) jadi aku beli tiket seharga 220¥. Dari Esaka kemudian lanjut perjalanan ke stasiun Umeda naik kereta jalur warna merah (Kitaosakakyuko line) menggunakan OAP. untuk rutenya bisa teman2 track di google maps 
 
senri-chuo
Sampai di Umeda stasiun, keluar dari stasiun ada eskavator ke atas dan ternyata banyak sekalii orang-orang yang mondar mandir mulai dari turis, para orang tua, pekerja, dan remaja2 jepang dengan fashion trendi. Wuih keren banget deh! Berasa kaya di Tokyo, ternyata begini ya aslinya dulu aku Cuma bisa lihat di youtube doang huhu. Trus aku langsung foto2 deh dengan latar belakang manusia yang mondar mandir dan padat banget tapi keren hehe. Di sebrang nya ada Right On-Yodobashi Umeda, toko elektronik yang terkenal banget di Jepang. Aku mulai duduk di salah satu bangku taman dan nyaksiin orang yang mondar mandir dengan fashion mereka yang keren-keren. 
penyebarangan di depan Right On-Yodobashi Umeda


terlihat disebelah kanan ada eskavator untuk turun ke stasiun


dibelakang ada bianglala merah besar (Hep 5)

Dari atas aku turun kebawah untuk foto dengan bianglala warna merah yang besar di Osaka namanya Hep 5.  Lalu setelah selesai foto aku coba track dengan google maps ke Umeda Sky Building dan ternyata itu masih jauh dan harus jalan sekitar 1,5 km. karna menurut aku terlalu jauh dan nanti memakan waktu sementara aku pengen banget ke Dotonbori di Namba akhirnya aku balik ke stasiun.
bianglala hep 5 (letaknya diatas gedung)

foto dengan latar belakang Hep 5
Dari Umeda aku naik lagi kereta jalur merah ke stasiun Namba. Sampai di Namba aku melewati Ebisubashisuji market. aku nemu daiso disini dan alhasil aku gak bisa nahan godaan buat gak masuk πŸ˜‚ aku nyerah dan akhirnya beli planner lucu yang cuma 100¥, selain itu ada juga case iphone yag lucu lucuuu paraah dan harganya? cuma 100¥ murah kebangetaaan πŸ˜‚yang kaya gini nih aku ga bisa tahan. 
case hp di daiso yang cuma 100¥
restoran di Ebisubashisuji
jalanan di Ebisubashisuji
Akhirnya daripada berlama2 di daiso yang bakal bikin aku semakin kalap karena barangnya lucu-lucu aku belok juga ke Dotonbori. Nyampe di Dotonbori wuaaaa lebih kereeeeen. Ada banyak restoran2 jepang dengan desain 3D icon restorannya, seperti restoran kepiting ada icon 3d kepiting di atas restorannya, sushi takoyaki, ramen dll. Keren bangeet. Disini juga penuh banget sama orang-orang dan banyak yang foto-foto atau ngecoba kuliner khas Jepang. 


Dotonbori

DotonBori
main Gotcha yuk!


Disepanjang jalan Dotonbori banyak restoran khas Jepang

Restoran Sushi (Menu selalu ditampilin di etalase depan toko gini)
nyampe diDotonbori aku pengen banget foto2 tapi susah kayaknya kalau selfie mulu dan suasana dotonbori nya bakalga keliatan, alhasil aku samperin bule (cewek sendirian) yang lagi selfie dan aku tawarin jasa buat ngefoto dia etapi mbak2 bulenya gamau haha tapi ternyata dia mau ngefotoin aku, alhamdulillah ada juga foto sendirian disini yang gak selfie hehe

di dotonbori juga ada toko atau restoran aku lupa tapi kita bisa berdiri di seberangnya dan mereka akan merekam kita di layar tokonya. kaya kaca gitu sih sistemnya tapi gatau juga telak kamera nya ada dimana dan tempat ini sering digunain buat foto2 deh. haha aku sempat ngambil foto ku sendiri meski banyak kerumunan orang2 dan buat ngambil foto ini aja antriannya panjang bangeeet.
take your picture here!
 Aku pengen banget nyobain kuliner nya jepang juga tapi masih takut tidak halal dan rata2 harganya mahal2 yaitu seporsi berkisar 1000¥-3000¥ (100ribuan-350ribuan) gilaa mahal banget kan hehe dan karna aku pengen hemat supaya bisa jalan2 nanti ke Tokyo bulan depan jadi aku Cuma bisa beli roti India buat makan dengan harga 300¥ dan namanya itu Naan. Aku makan di restoran India karna mereka promosiin makanan halal di sepanjang jalan dan ketika liat aku pakai jilbab aku nya langsung ditawarin deh. Makanan yang ku pilih disana adalah roti cane super besar nya yang namanya ‘Naan’ tapi aku beli ga pake kuah, karna ternyata makanan disana mahal2 banget. Roti cane super besar itu sendiri harganya 300¥. Untuk tempat juga rada serem dan kurang nyaman sih menurutku. Untung aku juga ga diapa2in.

Setelah makan aku lanjutin deh keliling-keliling Dotonborinya. Jujur aku suka banget sama jalanan satu ini. Aroma takoyaki yang dimasak, sushi dan ramen bersatu dan asli bikin lapaar (tapi yah mau gimana lagi aku terpaksa nahan selera supaya bisa main ke tokyo huhu).

Ketika hari sudah semakin sore akhirnya aku pulang ke Kita-Senri dan bersiap2 untuk besok pagi mau berangkat ke Okayama bertemu Sensei hihi, aku senaaang bangeet dan ga sabar mau ketemu Sensei ku.

Sekian dulu cerita hari ini yaa
Mau tau gimana destinasi di Okayama? Tunggu postingan ku selanjutnyaaa πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™
Sampai jumpaaaa

Fitria Dela. Powered by Blogger.